Masalah Umum Mesin Coding / Labeling dan Cara Mengatasinya
Mesin coding dan labeling digunakan untuk memberikan informasi penting pada kemasan produk, seperti tanggal produksi, expired date, kode batch, barcode, hingga label merek. Mesin ini banyak digunakan pada industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik, dan logistik untuk mendukung keterlacakan dan kepatuhan regulasi.
Namun, mesin coding/labeling juga sering mengalami masalah saat digunakan, menyebabkan hasil cetak tidak terbaca, label miring, hingga mesin berhenti tiba-tiba, yang mengganggu jalannya produksi.
Berikut masalah umum mesin coding/labeling, penyebab, dan cara mengatasinya:
1️⃣ Hasil Cetak Tidak Jelas atau Putus-Putus
Penyebab:
-
Tinta printer coding hampir habis atau tinta mengental
-
Kepala printhead kotor
-
Setting kecepatan conveyor terlalu cepat
-
Jarak antara printhead dengan permukaan produk terlalu jauh
2️⃣ Label Tidak Rapi atau Miring
Penyebab:
-
Posisi guide produk pada conveyor tidak tepat
-
Tension label roll tidak stabil
-
Sensor label tidak membaca dengan akurat
-
Kecepatan labeling terlalu cepat
3️⃣ Label Tidak Menempel Sempurna
Penyebab:
-
Permukaan produk berdebu atau berminyak
-
Perekat label kualitas rendah
-
Roller penekan label kotor atau aus
4️⃣ Mesin Tidak Mau Menyala
Penyebab:
-
Kabel power tidak terhubung dengan baik
-
Sekring putus
-
Panel kontrol error
5️⃣ Alarm Mesin Berbunyi
Penyebab:
-
Sensor label atau produk tidak mendeteksi objek
-
Kertas label habis
-
Kesalahan parameter setting
6️⃣ Tinta Mengotori Produk
Penyebab:
-
Tinta terlalu banyak keluar dari printhead
-
Permukaan printhead kotor
-
Posisi produk terlalu dekat dengan printhead
Tips Agar Mesin Coding / Labeling Awet dan Optimal
🚀 Ingin mesin coding dan labeling Anda tetap awet dengan hasil cetak dan label rapi setiap produksi?
Pastikan hasil coding dan labeling produk Anda selalu rapi dan terbaca dengan mesin yang terawat!